Bandung, (BS) – Puluhan guru SMK dari berbagai daerah di Jabar mengikuti magang yang dipusatkan di lima lokasi berbeda sesuai kompetensi keahlian, yakni Four Points Hotel, Universitas Tarumanegara, Intercontinental Dago Pakar Hotel, Holiday Inn Pasteur Hotel, dan Harris Hotel & Conventions Festival Citylink.

“Program ini sangat penting untuk mendekatkan pembelajaran di kelas dengan kenyataan di industri. Guru mendapatkan pengetahuan baru sekaligus peningkatan keterampilan,” ujar Tatang Muttaqin Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, saat meninjau pelaksanaan program magang industri bagi guru SMK Jawa Barat, Rabu (17/9/2025).

Ia mencontohkan, dalam bidang akuntansi saat ini sudah bergeser ke sistem aplikasi yang lebih sinkron dengan kebutuhan industri. Sementara pada keahlian pastry, guru perlu mengenal alat modern serta standar komposisi bumbu yang digunakan hotel. “Standar inilah yang nantinya bisa dibawa ke dalam pembelajaran di kelas,” jelasnya.

Tatang menegaskan guru SMK harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. “Guru harus terus berkembang, baik secara mandiri maupun melalui program seperti ini,” tambahnya.

Salah satu peserta, Sulastri, guru SMKN 1 Tirtamulya Kabupaten Karawang, mengaku mendapatkan banyak manfaat. “Program ini bagus, bikin skill kita bertambah dengan standar yang berbeda dari sekolah. Ini jadi bekal untuk mengajarkan kembali kepada anak-anak,” ungkapnya. (Red)

N
Penulis: Naufal