Bogor, (BS) - Dinas PUPR melalui Kasi Penyehatan Lingkungan, Pupung akhirnya buka suara menanggapi sorotan tajam dari berbagai pihak terkait minimnya sarana air bersih (SAB) di Kecamatan Nanggung beberapa waktu lalu.
Dalam keterangan tertulis, Pupung menyampaikan beberapa hal yang bisa disampaikan terkait air bersih, diantaranya tahun 2025 untuk Kecamatan Nanggung terdapat 3 lokasi layanan sasaran terkait rencana penyediaan sarana air bersih.
"Musrenbang untuk usulan 2026 masih berproses, masyarakat Desa Kalongliud dan Desa Parakanmuncang bisa mendorong usulannya melalui desa dan kecamatan dilengkapi data potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan berikut kesiapan lapangannya," kata dia, Minggu, (2/3/2025).
"Tahun ini terkait penyediaan sarana air bersih rencana mengintervensi sekitar 93 lokasi layanan sasaran," katanya.
Pupung menambahkan, untuk Kecamatan Nanggung tahun ini ditargetkan intervensi di 3 lokasi layanan sasaran, yaitu Desa Cisarua, Curugbitung dan Malasari.
"Memang Musrenbang yang sedang berproses untuk usulan tahun 2026," sebutnya.
Setelah, Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin dan Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman menyampaikan dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Nanggung, Kamis (13/2/2025) lalu, praktik buang air besar sembarangan dan mandi di air sungai masih banyak ditemukan menjadi sorotan publik.
Ketua Komisi III DPRD Bogor, Aan Triana Al Muharom mengatakan
tentunya kita menginventarisir
apa yang menjadi harapan masyarakat Nanggung itu sendiri.
"Yang tertuang kedalam
Musrenbang dan hari ini di Reses
semoga bisa kita sinergikan, kolaborasi untuk sama-sama kita kawal sehingga menjawab apa yang manjadi kebutuhan masyarakat," kata Aan kepada beritasatoe.com seusai kegiatan Reses, Jumat (21/2/2025)

