Cianjur, (BS) - Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari anggaran negara, yang kemudian di kelola melalui kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk meringankan beban siswa dari keluarga kurang mampu, idealnya di realisasikan secara akuntabel, transparan dan bertanggung jawab.

‎Namun tidak demikian halnya yang terjadi di SDN Cibeureum Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

‎Menurut informasi yang berhasil di himpun awak media dari narasumber yang bisa dipercaya, dana bantuan PIP untuk siswa SDN Cibeureum diduga dengan sengaja di peti es kan oleh pihak sekolah.

‎" Entah apa tujuan dari oknum operator PIP SDN Cibeureum tersebut yang di duga dengan sengaja tidak memberikan informasi terhadap keluarga penerima manfaat (KPM)  program PIP " tutur salah satu orangtua siswa SDN Cibeureum yang enggan di sebutkan identitasnya, Rabu (30/04).

‎Padahal, kata dia, masyarakat sangat membutuhkan sekali dana bantuan PIP yang semestinya di salurkan setiap tahun anggaran (T.A) untuk keperluan sekolah anak-anak nya.

‎" Anehnya, masyarakat penerima manfaat yang semestinya mendapatkan bantuan PIP sejak tahun anggaran 2022 dan 2023 lalu, baru diberi informasi oleh pihak sekolah belum lama  ini. Itu pun setelah beberapa orangtua siswa melakukan pengecekan di aplikasi atau situs resmi Kemendikbud, dan setelah ramainya pemberitaan di sebuah media online dan aplikasi tiktok terkait PIP SDN Cibeureum " imbuhnya.

‎Dan yang lebih mengherankan lagi, kata sumber informasi tersebut, pihak sekolah ketika rapat dengan orangtua siswa menyarankan agar membuat laporan kehilangan buku rekening ke Polsek Cugenang. Padahal para orang tua belum pernah memiliki buku rekening, bahkan tidak pernah mendapatkan informasi tentang bantuan tersebut di tahun-tahun sebelumnya.

‎" Kami sangat berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di SDN Cibeureum. Maka dari itu, kami meminta agar Bupati Cianjur atau pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur segera turun tangan untuk menelusuri kasus ini dan menindak tegas oknum yang yang bermain dalam masalah ini. Karena perilaku tidak terpuji seperti itu akan mencederai marwah lembaga pendidikan ", tandasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah maupun operator PIP SDN Cibeureum belum bisa dimintai keterangan. (Raden)