BANDUNG, (BS) — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat sukses menyelenggarakan Pelatihan Reporter Pelajar Agent Pi di Command Center Tikomdik, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini diikuti 27 peserta hasil audisi se-Jawa Barat, enam siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB), serta lebih dari 133 peserta yang mengikuti melalui live streaming YouTube Tikomdik.

Pelatihan dibuka oleh Kepala UPTD Tikomdik, Suhendar, yang mewakili Kepala Disdik Jabar. Ia menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat literasi media, etika jurnalistik, serta kecakapan digital para pelajar di era informasi yang semakin dinamis.

“Pelatihan Reporter Pelajar Agent Pi menjadi ruang belajar, berkarya, dan berkolaborasi agar suara pelajar Jabar terdengar lebih luas, jernih, akurat, dan inspiratif. Di sinilah peran reporter pelajar menjadi istimewa—mengubah informasi menjadi pengetahuan dan pengetahuan menjadi kebijaksanaan,” ujar Suhendar.

Selama pelatihan, peserta dibekali materi tentang penyajian informasi yang valid, empatik, dan bertanggung jawab, termasuk pemahaman mengenai privasi narasumber, penghormatan terhadap keberagaman, serta pencegahan penyebaran informasi menyesatkan. Nilai-nilai Gapura Pancawaluya (cageur, bageur, bener, pinter, singer) turut ditekankan sebagai fondasi karakter reporter pelajar yang berintegritas.

Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet, menilai kegiatan ini penting di tengah derasnya arus disrupsi informasi. Ia mengungkapkan bahwa riset KPID Jabar 2024 menunjukkan adanya pergeseran konsumsi media, dengan generasi Z lebih dominan mengakses informasi berbasis internet.

“Sebagai konsumen informasi digital, kita harus berhati-hati dalam memilah dan memahami konten yang dikonsumsi. Pelajar Agent Pi diharapkan mampu memahami aspek regulasi agar dapat menghasilkan konten yang baik dalam perspektif jurnalistik,” ujarnya.

Pada pelatihan yang merupakan kolaborasi antara Tikomdik Disdik Jabar, KPID Jabar, PRSSNI, FISIP Unpas, dan Talent Hub tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama:

1. Regulasi dan Etika Penyiaran oleh Komisioner KPID, Achmad Abdul Basith.

2. Mindset dan Praktik Jurnalistik Lapangan dari PRSSNI, yang disampaikan oleh Vidya Imbar, R. Erwin Permadi Wiradipoetra, dan Ganang Partho.