Depok, (BS) - Cluster Anggrek 2, yang berada di bawah koordinasi wilayah Ilham Permana dari GDC, hari ini menggelar pemilihan RT perdana. Acara demokrasi ini menjadi yang pertama kalinya diadakan di cluster tersebut setelah sekian lama.
 
"Hari ini kita mengadakan pemilihan RT perdana untuk Cluster Anggrek 2, yang pertama kali setelah sekian lama. Total ada sekitar 400 suara, dan kita menggunakan prinsip satu rumah satu suara. Ini adalah demokrasi yang benar-benar murni," ujar Ilham Permana.
 
Proses pemilihan ini diawali dengan penjaringan calon RT. Warga diberi kesempatan selama kurang lebih satu minggu untuk mencalonkan diri. Namun, karena tidak ada yang mendaftar, mekanisme "warga tunjuk warga" pun diterapkan. Dari mekanisme ini, terpilih lima orang dengan nilai tertinggi.
 
"Kita datangi kelima orang tersebut untuk menanyakan kesediaan mereka, karena mereka dipilih berdasarkan suara warga. Setelah mereka bersedia, barulah kita umumkan ke seluruh warga," jelas Ilham.
 
Namun, proses ini tidak berjalan tanpa kendala. Ada calon yang terkendala masalah sertifikasi, ada yang mengundurkan diri, sehingga saat ini tersisa empat calon RT. RT yang terpilih nantinya akan menjadi bagian dari RT 3 RW 10 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya.
 
Hingga saat ini, partisipasi pemilih sudah mencapai hampir 50%, atau sekitar 200 suara. Target yang ingin dicapai adalah sekitar 60% dari total suara. Pemilihan dilakukan melalui dua metode, yaitu offline dan online. Kedua metode ini diverifikasi dengan cermat untuk memastikan validitas suara.
 
"Kita tidak ingin ada suara-suara yang tidak valid," tegas Ilham.
 
Kriteria utama untuk RT yang terpilih adalah sosok yang dapat mengayomi warga dan memiliki visi untuk mengembangkan cluster.
 
"Karakteristik warga di sini beragam, jadi RT yang terpilih harus bisa mengayomi dan memiliki banyak ide kreatif," kata Ilham.
 
Mengenai anggaran, Ilham menjelaskan bahwa pemilihan ini dilakukan dengan prinsip murah meriah.
 
"Kita belum mengkalkulasi secara rinci, tapi yang jelas kita bikin acara ini dengan biaya yang terjangkau," ujarnya.
 
"Salah satu syarat bagi calon RT adalah harus berdomisili di cluster tersebut,Warga yang mengontrak tidak bisa memilih, kecuali mereka sudah mengganti kartu keluarga (KK). Ada syarat bahwa mereka sudah tinggal di sini minimal satu tahun," pungkas Ilham.
 
Semoga pemilihan ini menghasilkan pemimpin yang amanah dan dapat membawa Cluster Anggrek 2 menjadi lebih baik.(Hetti)