Bogor, (BS) – Perusahaan tambang nikel asal Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, CV Unaaha Bakti Persada (UBP) melakukan studi banding ke lokasi budidaya sorgum milik Amelia, warga Desa Bagoang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Perwakilan perusahaan, Aditiya Praditama, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk belajar lebih jauh mengenai potensi sorgum sebagai bagian dari program reklamasi dan reboisasi pascatambang.

“Ke sini studi banding kaitan belajar. Kan kalau pasca tambang ada kewajiban reklamasi dan reboisasi. Nah, salah satunya kita bisa menggunakan sorgum,” ujar Aditiya saat meninjau lokasi panen sorgum di Kampung Tarisi RT 03 RW 01, Minggu (14/9/2025).

Menurutnya, budidaya sorgum memiliki manfaat ganda, tidak hanya untuk penghijauan tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tambang.

“Nantinya juga bisa menjadi program pemberdayaan, sehingga masyarakat ada pekerjaan tambahan,” tambahnya.

Aditiya mengungkapkan, ide kunjungan ke Jasinga berawal dari obrolan santai sembari ngopi yang kemudian berkembang menjadi pembahasan serius mengenai potensi tanaman sorgum.

“Awalnya kebetulan saja, ngobrol santai lalu muncul bahasan soal sorgum. Saya coba ikut gabung, ternyata memang menarik dan sesuai tipikal kebutuhan kami, makanya kami datang langsung meninjau,” jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antara perusahaan tambang dan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman sorgum, baik sebagai bagian dari kewajiban reklamasi maupun untuk membuka peluang ekonomi baru di wilayah pascatambang. (Deri)

N
Penulis: Naufal