Bogor, (BS) – Mundurnya Ketua RW 08 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menuai polemik di tengah warga. Hendra, selaku Ketua RW 08, akhirnya angkat bicara terkait kabar yang beredar.
Dalam keterangannya, Hendra mengungkapkan bahwa pada Senin (22/9) malam, ia dijemput oleh anggota Linmas desa yang diutus BPD bernama Neng untuk menghadiri pertemuan di rumah BPD. Setibanya di lokasi, ia mendapati empat ketua RT juga hadir.
“Awalnya pembahasan biasa saja. Namun setelah beberapa saat, BPD menanyakan apakah saya masih mau melanjutkan jabatan atau tidak. Karena tidak ingin pusing, saya jawab saja secara lisan kalau saya mau berhenti jadi ketua RW,” ujar Hendra, Selasa (23/9) malam.
Lebih lanjut, Hendra mengaku sebelumnya salah satu RT, yakni RT Wira, pernah menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri untuk ditandatangani.
“Surat itu bukan saya yang buat. Konsepnya dibuat RT Wira. Saya hanya tanda tangan tanpa tahu isinya. Setelah ditandatangani, surat itu dibawa ke kantor desa, tapi ditolak pemerintah desa,” jelasnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Neng selaku perwakilan BPD Pasir Jaya enggan memberikan jawaban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mundurnya Hendra diduga kuat karena adanya tekanan sejumlah oknum untuk membuka jalan bagi pihak lain yang berambisi menduduki jabatan Ketua RW 08 Desa Pasir Jaya. (Raden)
Berita Populer
Daerah
Install App
Berita Satoe
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda

