Cianjur, (BS) - Program ketahanan pangan (Ketapang) bertujuan untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan dan keamanan pangan bagi seluruh warga desa serta meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ketergantungan pada impor pangan, dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Namun sangat di sayangkan, Program Ketapang untuk Desa Galudra Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Jawa barat pada Tahun Anggaran (TA) 2022 dan 2023 yang menelan anggaran ratusan juta rupiah raib bak ditelan bumi. Saat ini bukti fisik maupun jejak dari program tersebut tidak diketahui keberadaannya.
Dugaan tersebut muncul berdasarkan penelusuran awak media di lapangan serta hasil konfirmasi terhadap Penjabat Sementara (PJS) Kepala Desa Galudra, Syamsudin, Senin, (04/05) via pesan singkat WhatsApps nya.
Syamsudin mengaku bahwa Ia tidak mengetahui perkembangan Program Ketapang pada TA 2022 dan 2023.
" Karena saya baru menjabat di Tahun 2024. Nanti saya akan menelusuri ke lapangan untuk memastikan keberadaan fisik Program Ketapang Tahun Anggaran 2022 dan 2023. Dan saya akan menanyakan ke Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) program tersebut, karena saat ini saya baru memeriksa administrasinya saja. Di sini tercatat sebagian besar untuk pengadaan kambing serta kandangnya. Pada tahun 2022 ada 56 ekor, tahun 2023 ada 108 ekor dan di tahun 2024 ada 87 ekor kandang dan penanaman cabai di area lahan seluas 400 meter. Sementara untuk Tahun Anggaran 2024 dijamin aman " jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Galudra, Faisal, ketika akan di konfirmasi terkait hal tersebut via pesawat telp genggamnya, tidak merespon dan namoaknya lebih memilih untuk bungkam. hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi yang didapat redaksi dari para pejabat wilayah terkait. (Raden/Yaz)


Program Ketapang Desa Galudra Kecamatan Cugenang TA 2022 & 2023 Raib, Pemdes Bungkam
Redaksi
05-05-2025 • 15 : 49 WIB
•
7890 Views
Ilustrasi: Program Ketapang Desa Galudra Kecamatan Cugenang TA 2022 & 2023 Raib, Pemdes Bungkam