Bogor, (BS) - Proyek rehabilitasi fungsi jaringan Irigasi D.I. Bongas yang sempat mangkrak pada 2022 dan 2024 akhirnya kembali dilanjutkan. Kepastian ini terungkap saat Dinas PUPR Kabupaten Bogor, penyedia jasa, dan konsultan pengawas menggelar Peninjauan Lapangan Bersama (PLB) di lokasi.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V, Esda Permana Lukman, menyampaikan harapannya agar proyek ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani di Desa Kalongliud dan Hambaro, Kecamatan Nanggung.

“Harapannya bisa terlaksana dan bermanfaat untuk masyarakat, terutama petani di sini,” ujar Esda di lokasi, Senin (25/8/2025).

Esda juga meminta masyarakat turut mengawasi jalannya proyek yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp767 juta.

“Masyarakat harus ikut mengawasi. Ini sudah beberapa kali mangkrak. Mudah-mudahan segera diselesaikan dan jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan PLB kali ini menjadi awal dari program rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah kerjanya.

“Untuk saat ini baru satu yang berjalan, mungkin menyusul kegiatan lain setelah masa sanggah selesai. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, pihak penyedia jasa CV Gumelar Jaya dan konsultan pengawas PT Catahi Ide Kreatif yang turut hadir belum memberikan keterangan lebih lanjut. 

N
Penulis: Naufal