Ciawi, (BS) – Kusnadi, Kepala Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mendapatkan dukungan dari berbagai Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat untuk melanjutkan kepemimpinannya hingga akhir masa jabatannya dan menuntaskan pembangunan yang sedang berjalan.

Puluhan tokmas dan pemuda itu mendeklarasikan dukungannya di depan Kantor Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin, 6 Januari 2024.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan para tokmas dan pemuda menyikapi banyaknya aksi sebagian masyarakat, mahasiswa, maupun informasi simpang siur yang beredar di media sosial terkait situasi dan kondisi Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, belakangan ini.

“Kedatangan kami ke sini berdasarkan hati nurani dan ingin menyampaikan banyak pesan tokoh masyarakat bahwa kami masyarakat Bojong Murni masih sangat membutuhkan sosok Kepala Desa M Kusnadi untuk melanjut kan program nya,” kata Zaenudin alias Zaed.

Sebagai warga asli Desa Bojong Murni Zaed Juga mengaku, sangat membutuhkan kondusifitas wilayah nya, demi keamanan dan kenyamanan sebagai warga
.
“Kami juga sebagai warga asli Desa Bojong Murni sangat membutuhkan keamanan dan kenyamanan serta kondusifitas di wilayah kami, urusan pembangunan pasti tuntas seiring waktu berjalan,” ujar Zaed didampingi salah satu tokmas Bojong Murni kahot Komar alias Larong.

Tokmas yang berdomisili di RT 11 RW 04 Desa Bojong Murni itu menegaskan bahwa, masyarakat tidak bisa memvonis begitu saja terhadap Kades Bojong Murni untuk turun dari jabatannya.

“Jika saat ini sedang ada pihak yang melaporkan Kades Bojong Murni ke penegak hukum maka kita serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Jika Kades Bojong Murni ada kesalahan, namanya juga manusia tak lepas dari kesalahan. Jadi kalau kita memvonis maka tidak akan bisa mengentaskan permasalahan,” ungkap Zaed.

Sementara itu, di tempat dan acara yang sama, Kepala Dusun (Kadus) II Desa Bojong Murni, Dasep, menyampaikan permohonan maaf kepada Camat Ciawi, Rosidin, atas kesalahannya mengumpulkan Ketua RT dan RW dengan mencatut nama Camat Ciawi sehingga muncul dalam pemberitaan di media.

“Saya meminta maaf baik kepada Camat Ciawi maupun kepada masyarakat Kecamatan Ciawi karena telah berinisiatif mengumpulkan RT dan RW dengan mengatasnamakan Camat Ciawi,” ungkapnya.