Depok, (BS) - Kabar baik datang dari RSUD ASA Tapos! Rumah sakit ini terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Langkah konkretnya adalah dengan membuka Unit Transfusi Darah (UTD) dan menambah amunisi tenaga ahli, terutama dokter spesialis.
Direktur Utama (Dirut) RSUD ASA Tapos, Dr. Enny Ekasari, dengan semangat menegaskan komitmen rumah sakit. Peningkatan ini bukan sekadar janji, tapi bukti nyata dedikasi untuk warga.
Kehadiran UTD menjadi angin segar. Bayangkan, kebutuhan darah bisa dipenuhi lebih cepat, tanpa harus panik mencari ke PMI di berbagai kota. Ini tentu sangat krusial, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan tindakan segera.
"Kami bisa membantu memberikan darah ke rumah sakit lain, tapi yang terpenting, kami bisa menyimpan darah di rumah sakit ini. Jadi, kalau ada pasien membutuhkan dalam kondisi emergency, kami tidak harus buru-buru ke PMI Depok, Jakarta, Bogor, Tangerang, dan sebagainya, kecuali memang stok di UTD kami tidak ada," kata dr. Enny pada Selasa (18/7/2025).
Soal tenaga ahli, Dr. Enny menyadari betul pentingnya peran dokter spesialis. RSUD ASA Tapos terus berjuang menambah jumlahnya, mengikuti alur perizinan yang sudah ditetapkan.
"Setiap tahun kami punya roadmap perizinan, ada dari Pak Nefri, kemudian rekomendasi dari dinas kesehatan, dan nanti izinnya dari DPMPTSP. Baru nanti bisa di-launching," jelasnya.
Saat ini, RSUD ASA Tapos sudah menyiapkan tujuh tempat tidur khusus dengan lima mesin hemodialisa (HD). Walaupun masih dalam tahap soft launching, pelayanan cuci darah ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Ulang tahun ini tidak hanya untuk internal, tapi kami juga memberikan edukasi ke masyarakat. Sebulan ini sudah ada 1.000 masyarakat yang terlayani," ungkap dr. Enny.
UTD RSUD ASA Tapos menyediakan berbagai golongan darah sesuai standar. Ketersediaan darah ini berada di bawah tanggung jawab dokter spesialis.

