BOGOR, (TB) — RSUD Cibinong meluncurkan layanan terapi hiperbarik pertama di wilayah Bogor. Terapi ini menggunakan oksigen murni dalam ruangan bertekanan tinggi untuk mempercepat penyembuhan berbagai kondisi medis dan menunjang kebugaran tubuh.

Dokter Anti Aging Medicine RSUD Bakti Pajajaran, dr. Amelia Dwifka Putri, menjelaskan bahwa terapi ini awalnya digunakan untuk mengatasi dekompresi pada penyelam. Namun, kini terbukti efektif untuk pemulihan pasien stroke, luka pascaoperasi, luka bakar, gangren, saraf kejepit, gangguan tidur, hingga penunjang kesuburan.

“Di terapi ini, pasien akan menghirup oksigen hampir 100 persen dalam ruang bertekanan tinggi setara kedalaman 14 meter di bawah laut. Hal ini meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan jaringan tubuh secara signifikan,” ujar Amelia, Kamis (31/7/2025).

Pasien yang menjalani terapi biasanya mulai merasakan manfaatnya pada sesi keempat atau kelima. Namun, jumlah sesi bisa berbeda tergantung kondisi masing-masing, dari 10 hingga 30 kali, terutama untuk kasus berat seperti gangren basah.

Tak hanya medis, juga untuk kecantikan dan vitalitas

Terapi hiperbarik kini juga diminati kalangan sehat dan atlet sebagai terapi penunjang stamina. Oksigen murni yang diberikan terbukti membantu regenerasi kolagen, menekan inflamasi, dan membuat kulit lebih kenyal serta sehat.

“Terapi ini bisa untuk semua usia, dari anak-anak sampai lansia, selama mereka kooperatif dan mampu menyamakan tekanan telinga,” jelas Amelia.

Chamber hiperbarik RSUD Cibinong berkapasitas 8 orang (7 pasien dan 1 perawat), dengan durasi sesi sekitar 1,5 hingga 2 jam. Tekanan terapi diatur pada 2,4 ATA (Atmosphere Absolute) dan dibagi dalam tiga tahap.

Saat ini layanan terapi hiperbarik belum dicover BPJS, namun biaya per sesi masih tergolong terjangkau, sekitar Rp390.000.

Halaman:
N
Penulis: Naufal