BOGOR, (BS) – Sebanyak 63 siswa SDN Cikopomayak 03, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor resmi dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi sungkeman sebagai bagian dari tradisi sekolah yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kepala SDN Cikopomayak 03, Anda Suhandi, menjelaskan bahwa prosesi sungkeman merupakan bentuk penghormatan siswa kepada orang tua, sekaligus momen untuk memohon restu sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Iya, anak-anak mohon maaf pada orang tuanya sekaligus mohon doa agar bisa melanjutkan pendidikan dengan baik,” ujar Anda di sekolah, Sabtu (28/6/2025).
Tahun ini, jumlah lulusan mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, yakni dari 56 menjadi 63 siswa. Peningkatan ini menunjukkan hasil positif dari proses pembelajaran yang dilaksanakan sekolah, baik secara intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.
Dalam acara kelulusan, sekolah juga menampilkan pentas kreativitas dan budaya, di mana seluruh peran dalam upacara adat—mulai dari penabuh gendang, pemain gong, gamelan, hingga pelaku upacara—diperankan langsung oleh siswa.
“Semua tampilan itu dari siswa, mulai dari alat musik sampai pelaku upacara adatnya. Ini hasil pembelajaran yang kami lakukan secara berjenjang,” jelas Anda.
Menariknya, sistem pembelajaran di SDN Cikopomayak 03 dirancang berkelanjutan, di mana siswa yang sudah menjalani kegiatan budaya akan menjadi pembimbing bagi adik kelasnya di tahun berikutnya.
“Tahun ini kelas 5 yang melaksanakan, nanti mereka yang akan membimbing adik-adiknya. Jadi anak belajar dari anak, bukan hanya dari guru,” tegas Anda.
Model pembelajaran seperti ini diyakini tidak hanya menanamkan nilai budaya dan tanggung jawab, tetapi juga menguatkan kolaborasi dan kepemimpinan di kalangan siswa. (Deri)
Berita Populer
Daerah
Install App
Berita Satoe
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda

