Jakarta, (BS) – Setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen ini mengingatkan pada peristiwa bersejarah tahun 1945, ketika Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta membacakan teks Proklamasi yang menandai lahirnya negara Indonesia merdeka.

Latar Belakang Kemerdekaan

Selama lebih dari tiga setengah abad, rakyat Indonesia berada di bawah penjajahan Belanda, lalu Jepang sejak 1942. Meski datang dengan propaganda “saudara tua”, pendudukan Jepang tetap menindas, menimbulkan kerja paksa (romusha), serta penderitaan bagi rakyat.

Situasi berubah ketika Jepang kalah dalam Perang Dunia II. Bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) memaksa Jepang menyerah pada Sekutu tanggal 15 Agustus 1945. Momentum inilah yang dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaannya.

Peristiwa Menjelang Proklamasi

Kabar kekalahan Jepang memicu desakan kaum muda agar proklamasi segera dilakukan. Terjadi peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, ketika Soekarno dan Hatta dibawa ke luar Jakarta untuk meyakinkan mereka agar tidak menunda proklamasi.

Setelah perundingan, akhirnya diputuskan proklamasi akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta.

Pembacaan Proklamasi

Pagi hari Jumat, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, teks proklamasi yang dirumuskan Soekarno-Hatta dibacakan oleh Ir. Soekarno. Drs. Mohammad Hatta mendampingi sebagai wakil bangsa Indonesia.

Halaman:
N
Penulis: Naufal