Jonggol, (BS) – Setelah sekian lama menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan menumpang fasilitas sekolah lain, SMA Negeri 3 Jonggol akhirnya resmi memiliki gedung sekolah sendiri pada Tahun Pelajaran 2025–2026. Kehadiran gedung baru ini menandai dimulainya babak baru perjalanan pendidikan SMA Negeri 3 Jonggol dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih layak dan bermutu.
Pembangunan gedung sekolah menelan anggaran sebesar Rp7,7 miliar dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan menengah di wilayah Jonggol dan sekitarnya. Dengan fasilitas yang lebih representatif, SMA Negeri 3 Jonggol kini menjadi rumah belajar yang nyaman bagi 598 siswa yang selama ini menaruh harapan besar pada sekolah tersebut.
Keberadaan gedung baru tidak hanya menjawab kebutuhan sarana prasarana pendidikan, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap SMA Negeri 3 Jonggol. Selama bertahun-tahun beroperasi dengan keterbatasan, sekolah ini tetap berupaya menjaga kualitas pembelajaran dan membangun semangat kebersamaan antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Kini, dengan bangunan sekolah yang berdiri sendiri, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih optimal, kondusif, dan terarah. Lingkungan belajar yang lebih nyaman diyakini akan meningkatkan motivasi belajar siswa serta kinerja para pendidik dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing.
Gedung baru SMA Negeri 3 Jonggol juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan menengah dan pemerataan fasilitas pendidikan. Harapannya, sekolah ini dapat terus berkembang menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan masa depan peserta didik.
Dengan semangat baru dan fasilitas yang lebih memadai, SMA Negeri 3 Jonggol siap melangkah lebih jauh, menulis harapan, merawat mimpi, dan membangun masa depan bersama generasi penerus bangsa. (Red)

