Caringin, (BS) - SMP Negeri 2 Caringin, Kabupaten Bogor, menghadapi tantangan serius dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan seiring pesatnya pertumbuhan jumlah peserta didik.
Sekolah yang berdiri sejak 2020 ini kini mengalami keterbatasan ruang kelas, sehingga membutuhkan penambahan ruang kelas baru (RKB) untuk menjamin kualitas pembelajaran.
Dalam kurun waktu lima tahun, jumlah rombongan belajar di SMP Negeri 2 Caringin meningkat signifikan. Dari hanya dua rombongan belajar saat awal berdiri dan masih menumpang di SD Negeri Pasirmuncang 2, kini jumlah rombongan belajar telah mencapai 18 kelas. Namun, ketersediaan ruang kelas masih terbatas pada sembilan ruang, sehingga sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran dua sesi.
Kondisi tersebut dinilai kurang ideal untuk proses belajar mengajar jangka panjang. Saat ini, kegiatan pembelajaran dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi mulai pukul 07.00 hingga 12.30 dan sesi siang dari pukul 13.00 hingga 17.10. Sistem ini diterapkan agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran meskipun sarana ruang kelas terbatas.
Kepala SMP Negeri 2 Caringin,
Hj. Arin Christianti,S.Si.,MM menegaskan bahwa penambahan ruang kelas menjadi kebutuhan mendesak.
“Jumlah peserta didik terus meningkat setiap tahun, sementara ruang kelas yang tersedia belum mencukupi. Kami sangat membutuhkan penambahan ruang kelas baru agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, nyaman, dan sesuai standar layanan pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Tahun Pelajaran 2026/2027, SMP Negeri 2 Caringin direncanakan menerima tujuh rombongan belajar baru. Hal tersebut otomatis akan semakin meningkatkan kebutuhan ruang kelas.
“Tanpa penambahan ruang kelas, beban pengelolaan pembelajaran akan semakin berat, baik bagi siswa maupun guru,” katanya.
Meski menghadapi keterbatasan sarana, SMP Negeri 2 Caringin tetap berkomitmen menjaga mutu pendidikan. Sekolah ini bahkan berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi sebagai bukti konsistensi dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.

