Gunung Putri, (BS) — SMP Negeri 2 Gunung Putri terus menunjukkan konsistensinya dalam membangun karakter peserta didik melalui berbagai program pembiasaan positif yang dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025.

Salah satu program unggulan yang menjadi fondasi budaya sekolah adalah Program S3 (Senyum, Sapa, Salam) yang dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 06.30 hingga 07.00 WIB.

Melalui program ini, guru dan tenaga kependidikan menyambut siswa dengan menyapa dan menyalami secara langsung di gerbang sekolah. Tujuannya tidak hanya menciptakan kedekatan emosional, tetapi juga menanamkan nilai etika, sopan santun, serta rasa dihargai kepada setiap peserta didik.

“Pembiasaan S3 ini kami terapkan sejak saya menjabat sebagai kepala sekolah pada Januari 2024. Anak-anak harus merasa diakui keberadaannya dan dibiasakan menghormati guru serta orang tua,” ujar Kosasih Kepala SMPN 2 Gunung Putri.

Selain S3, sekolah juga mengimplementasikan berbagai pembiasaan positif sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Setiap Senin diawali dengan upacara bendera untuk menanamkan nilai kebangsaan.

Selasa diisi dengan pembiasaan literasi berbasis digital, Rabu pembiasaan olahraga dan UKS, Kamis kegiatan kepramukaan serta penguatan pendidikan anti perundungan, dan Jumat pembiasaan keagamaan melalui salat duha serta pembacaan Surah Yasin. Bagi peserta didik nonmuslim, sekolah memfasilitasi pembinaan rohani dengan menghadirkan guru agama Kristen.

Pada awal Semester 2 Tahun Pelajaran 2025/2026, Senin (12/1/2026), SMPN 2 Gunung Putri juga tetap melaksanakan kegiatan Pagi Ceria sesuai Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 2 Tahun 2026, meskipun hujan deras mengguyur sejak dini hari. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan mengawali pembelajaran dengan suasana yang positif dan menyenangkan.

Dalam implementasi kurikulum, SMPN 2 Gunung Putri mengembangkan tiga dimensi utama pembelajaran, yaitu intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Sekolah menyediakan 11 kegiatan ekstrakurikuler untuk menyalurkan minat dan bakat siswa, meliputi Pramuka, Paskibra, PMR, Futsal, Voli, Karate, Taekwondo, Marching Band, Hadroh, Pencak Silat, dan Tilawah.

Untuk meningkatkan mutu pembelajaran, sekolah secara rutin menyelenggarakan pelatihan guru melalui In House Training (IHT) dan workshop. Fokus peningkatan kompetensi mencakup aspek pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, serta penguatan literasi digital. Guru juga dibekali kemampuan pembelajaran berbasis teknologi agar materi dapat disampaikan secara lebih efektif dan menarik bagi siswa.