PESAWARAN – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hunian masyarakat di Desa Tanjung Rejo. Salah satu fokus kegiatan saat ini adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah memasuki tahap konstruksi lanjutan.
Sejumlah unit rumah penerima manfaat kini berada pada fase pengerjaan struktur dasar, mulai dari pembangunan pondasi hingga pemasangan sloof sebagai penguat bangunan. Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan rumah berdiri kokoh, aman, dan memiliki ketahanan jangka panjang.
Memasuki progres berikutnya, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat melanjutkan pemasangan dinding bata pada beberapa unit RTLH. Pekerjaan tersebut menandai transformasi signifikan dari kondisi hunian sebelumnya yang tidak layak menjadi bangunan yang lebih representatif, sehat, dan nyaman untuk ditempati.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara terencana dengan pengawasan teknis yang ketat guna menjaga kualitas konstruksi. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi ruh utama program TMMD.
Tak hanya pembangunan RTLH, program TMMD di Desa Tanjung Rejo juga menyasar infrastruktur pendukung. Hingga saat ini, pembangunan talud telah mencapai kurang lebih 170 meter dari total target 540 meter. Sementara itu, pekerjaan rabat beton telah terealisasi sekitar 110 meter dari target 666 meter.
Pembangunan talud bertujuan memperkuat struktur tanah dan mencegah potensi longsor, sedangkan rabat beton diharapkan meningkatkan aksesibilitas serta kelancaran mobilitas warga. Kedua infrastruktur tersebut menjadi bagian integral dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat desa.
Melalui percepatan pembangunan RTLH dan infrastruktur dasar ini, TMMD diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Tanjung Rejo secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah berbasis pembangunan dari desa.

