Bogor (BS) – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V Jasinga bersama Pemerintah Desa Setu dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jasinga menggelar aksi gotong royong membersihkan dan menormalisasi saluran induk Daerah Irigasi (D.I) Cidurian Sendung, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan dipusatkan di Blok Cimi-cimi, Pekapuran, Kampung Panggilingan, Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi hambatan pasokan air ke lahan pertanian di wilayah hilir.
Saluran irigasi tersebut mengairi dua kecamatan, yakni Desa Sipak, Pamagarsari, Setu, Cikopomayak, Bagoang, dan Pangaur di Kecamatan Jasinga, serta Desa Argapura di Kecamatan Cigudeg.
Juru Air Wilayah Jasinga, Asep Fudin, menjelaskan normalisasi dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi.
“Gotong royong ini untuk menormalisasi aliran irigasi Sendung agar kebutuhan air petani bisa terpenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin UPT, termasuk program “Kemis Keliling” (Keling), yakni peninjauan dan penanganan langsung sejumlah daerah irigasi di wilayah kerja UPT Jasinga.
Kepala Desa Setu, Esa Asmarini, mengatakan kegiatan gotong royong melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT/RW, tokoh masyarakat, hingga para petani.
Menurutnya, persoalan irigasi di wilayah tersebut tidak terlepas dari dampak banjir bandang Sungai Cidurian pada 2020 yang menyebabkan kerusakan fisik saluran dan sedimentasi.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Jasinga, Ama Dery, menyoroti keterbatasan anggaran dalam penanganan infrastruktur irigasi di wilayah kerja UPT Jasinga.

