Bogor, (BS) - Selain mengembangkan konsep destinasi wisata edukasi, trekking. Kini, Haur Kahuripan mengembangkan produk kopi bermerk Ki Aksara dengan harga ramah dikantong.

Inisiator produk kopi Ki Aksara, Alan mengungkapkan harga yang dipatok cukup ramah dikantong, mulai dari Rp5 ribu hingga 20 ribu.

"5 ribu dalam bentuk kemasan dengan berat 10 gram dan toples mini 20 ribu, berat 125 gram," kata Alan kepada beritasatoe.com di Jasinga, Bogor, Sabtu (10/5/2025).

Dia menyampaikan di kaki leuweung tutupan Haurbentes, terhampar sebuah kawasan hutan yang tak hanya menyimpan kekayaan alam, tetapi juga cerita dan rasa. 

Sambungnya lagi, dari sana lah lahir Kopi Ki Aksara, 100 persen robusta alami, yang ditanam, dipanen, dan diolah langsung oleh tangan-tangan warga lokal.

"Kopi ini bukan sekadar minuman, ia adalah warisan rasa yang menyatu dengan semangat pelestarian hutan. Dalam tiap bijinya terkandung dedikasi masyarakat Haurbentes dalam memanfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) secara berkelanjutan, tanpa merusak ekosistem yang mereka jaga turun-temurun," ungkapnya.

Secara natural, lanjutnya,
menjaga kemurnian rasa kopi robusta yang khas; kuat, pahit berkarakter, dan meninggalkan kesan yang dalam. Tidak heran, kopi ini disebut sebagai "Cita rasa kopi dari Leuweung Tutupan". Karena tiap tegukan mengisahkan tentang hutan, tanah, dan orang-orang yang menjaganya.

"Dengan label untuk kalangan sendiri, kopi Ki Aksara bukan hanya produk, melainkan bentuk kebanggaan lokal yang tumbuh dari kemandirian dan cinta terhadap alam. Kini, kopi ini tak hanya menjadi energi pagi, tapi juga simbol dari harapan dan keberlanjutan," ungkap dia.

Diketahui, Destinasi Wisata tersebut resmi dilaunching pada 22 September 2024. (Der)