Depok, (BS) - Di tengah semarak peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yuni Indriani, melayangkan seruan menggugah. Ia mengajak generasi muda Kota Depok untuk tampil sebagai garda terdepan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sebuah ajakan yang terasa relevan, mengingat tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Semangat Sumpah Pemuda, menurutnya, bukan sekadar romantisme sejarah, melainkan energi penggerak untuk aksi nyata. Tindakan yang berorientasi pada masa depan gemilang bagi seluruh warga Depok.
"Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengingat sejarah, tetapi juga tentang bagaimana kita, sebagai pemuda, mengambil tanggung jawab untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pembangunan berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa Depok tetap layak huni bagi generasi mendatang," ujar Yuni.
Yuni merinci, pembangunan berkelanjutan mencakup berbagai aspek krusial. Mulai dari penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sosial, hingga pelestarian lingkungan hidup. Di sektor ekonomi, ia mendorong pemuda untuk menciptakan inovasi ramah lingkungan yang mendukung ekonomi hijau. Sebuah visi yang menjanjikan lapangan kerja baru yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi bumi.
Di ranah sosial, Yuni menekankan pentingnya inklusi dan kesetaraan. Ia mengajak pemuda untuk terlibat aktif dalam program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, perempuan, dan anak-anak. Baginya, pemuda adalah agen perubahan yang memastikan setiap warga Depok memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih potensi terbaiknya.
"Pemuda harus menjadi agen perubahan yang memastikan bahwa setiap warga Depok memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," tegasnya.
Tak kalah penting, Yuni menyoroti peran sentral pemuda dalam pelestarian lingkungan. Ia mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah yang efektif, pengurangan emisi karbon, dan menjaga keanekaragaman hayati. Sebuah tanggung jawab besar, mengingat lingkungan adalah warisan berharga yang harus dijaga untuk generasi penerus.
"Kita harus sadar bahwa lingkungan adalah warisan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita. Pemuda harus menjadi contoh dalam praktik-praktik ramah lingkungan," ujarnya.
Yuni juga menyinggung tentang fondasi penting lainnya: pendidikan berkualitas. Ia mengajak pemuda untuk aktif dalam kegiatan yang meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat. Karena pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Depok di masa depan.

