BOGOR, (BS) – Sudah 12 tahun berdiri, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Cikasungka, Cigudeg, Bogor di bawah naungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, terus menunjukkan kinerja positif baik dari sisi produksi maupun kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari perusahaan milik negara, PKS Cikasungka telah menancapkan kiprah operasionalnya sejak tahun 2013. Dalam perjalanannya, pabrik ini terus berkembang dan berkomitmen memberikan kontribusi tidak hanya dari aspek produksi, tapi juga sosial.

General Manager PKS Cikasungka, Alfi Andrianto menjelaskan bahwa pabrik yang ia pimpin memiliki kapasitas pengolahan 30 ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam, dan mampu menghasilkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) rata-rata 130 ton per hari.

“Pasokan bahan baku kami berasal dari empat kebun utama milik perusahaan, yaitu Kebun Cikasungka, Sukamaju, Cibungur, serta kebun yang berlokasi di wilayah Sukabumi dan Subang,” kata Alfi kepada beritasatoe.com, Selasa (15/7/2025).

Tak hanya berfokus pada target produksi, PKS Cikasungka juga aktif menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu program unggulan adalah pembangunan tujuh titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar pabrik.

“Setiap tahun kami rutin menyalurkan program CSR, terutama untuk kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami kepada lingkungan sekitar,” tambah Alfi.

Selain itu, pihak manajemen kini juga memberikan perhatian serius pada peningkatan kesejahteraan tenaga kerja. Alfi menyebut, saat ini masih terdapat 68 pekerja berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), namun proses pengangkatan menjadi karyawan tetap tengah berlangsung.

“Tahun ini, 40 orang PKWT sudah kami promosikan menjadi karyawan tetap. Sisanya, sebanyak 28 orang, direncanakan akan kami angkat pada tahun 2026. Ini komitmen kami untuk memastikan kesejahteraan para pekerja,” jelasnya.

Langkah ini, menurut Alfi, sejalan dengan kebijakan distrik Jabar-Banten PTPN VIII yang terus mendorong peningkatan kualitas hubungan industrial di setiap unit kerja. (Deri)

N
Penulis: Naufal