JAKARTA,(BS) – Pemerintah menetapkan tahun 2025 sebagai Tahun Kebangkitan Koperasi sejalan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang mengusung tema: “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur.”
Dalam semangat tersebut, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program strategis bertajuk 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Peluncuran simbolis dilakukan di Kopdes Merah Putih Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan.
“Koperasi tidak sekadar lembaga ekonomi, melainkan juga berperan sebagai stabilisator di tingkat desa. Bahkan koperasi menjadi wujud nyata penerapan demokrasi ekonomi Indonesia,” ujar Budi Gunawan, Selasa (8/5/2025).
Budi menjelaskan, program Kopdes Merah Putih menjadi instrumen strategis mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo. Bentuknya bisa berupa pendirian koperasi baru, pengembangan koperasi eksisting, hingga revitalisasi koperasi desa yang sebelumnya tidak aktif.
“Hari Koperasi 2025 ini bisa menjadi momentum kebangkitan memori kolektif bangsa atas gagasan ekonomi Pancasila yang diperjuangkan Bung Hatta melalui instrumen koperasi,” tegasnya.
Adapun sumber pendanaan program ini berasal dari APBN, APBD, APBDes, serta sumber-sumber lain yang sah.
Hingga 8 Mei 2025, pemerintah mencatat telah terbentuk sebanyak 9.835 koperasi. Target peluncuran penuh program Kopdes Merah Putih ditetapkan pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
“Luncurkan 80.000 Kopdes Merah Putih,” ucap Budi Gunawan secara lugas.

