BOGOR – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPT) Infrastruktur Irigasi Wilayah Jasinga melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah titik kerusakan saluran irigasi dan bendungan di wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya identifikasi awal kondisi infrastruktur sumber daya air yang berperan penting dalam menunjang sektor pertanian dan pengendalian aliran air di wilayah tersebut.

Peninjauan dimulai dari Irigasi Cibeber yang berada di Kampung Cibeber, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung. Selanjutnya, tim bergerak menuju Bendungan Lewi Tundun di Kampung Cigowong Babakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Jasinga, Esda Permana Lukman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan sekitar 20 personel yang terdiri dari staf dan tim teknis lapangan.

“Sekitar 20 orang kami kerahkan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi kerusakan di beberapa titik,” ujarnya.

Menurut Esda, hasil peninjauan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya, baik berupa perbaikan ringan maupun penanganan yang lebih komprehensif.

Ia menegaskan bahwa kondisi infrastruktur irigasi harus terus dipantau secara berkala guna memastikan fungsinya tetap optimal, terutama dalam mendukung kebutuhan air bagi sektor pertanian.

Namun demikian, selain faktor teknis, pihaknya juga menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran sungai.

Praktik pembuangan sampah sembarangan dinilai turut memperparah kondisi saluran irigasi dan bendungan.