Bogor, (BS) - Abdul Rohim secara resmi mendeklarasikan pencalonannya sebagai Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Ia siap mengabdikan diri untuk masyarakat.
Pria yang lahir pada 29 November 1975, yang lebih dikenal dengan sapaan Abah, menyatakan bahwa seluruh proses administrasi yang diperlukan untuk pencalonannya telah diselesaikan dengan baik dan berkas pendaftarannya telah resmi diterima oleh panitia pemilihan.
“Alhamdulillah, semua proses administrasi sudah beres dan sudah kami serahkan ke panitia,” ujar Rohim saat ditemui, Kamis (1/1/2026).
Dalam kampanyenya, Rohim mengusung semangat “Saba Dulur, Saba Lembur, Saba Batur” sebagai landasan konsep kepemimpinan yang ingin diimplementasikannya jika mendapatkan amanah untuk memimpin Desa Gunung Picung.
Menurutnya, jargon tersebut bukan hanya sekadar rangkaian kata dalam kampanye, tetapi merupakan esensi dari prinsip kepemimpinan yang menekankan pentingnya kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Saba berarti mendatangi, dulur itu saudara, lembur kampung, dan batur adalah masyarakat luas. Artinya pemimpin harus turun langsung ke lapangan, melihat, mendengar, dan memahami persoalan warga tanpa membeda-bedakan,” jelasnya.
Rohim menegaskan komitmennya bahwa jika terpilih, ia akan menghilangkan segala bentuk perbedaan atau sekat antara pendukung dan bukan pendukung. Baginya, seluruh warga adalah satu keluarga besar Desa Gunung Picung yang harus dirangkul.
“Ke depan tidak boleh ada lagi perbedaan. Semuanya adalah warga saya dan harus diperlakukan sama,” tegasnya.
Ia juga memaparkan visinya untuk membangun Desa Gunung Picung yang inklusif, adil, dan akuntabel. Menurutnya, pembangunan tidak hanya terbatas pada peningkatan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

