Depok, (BS) - Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus anggota Komisi D, Ade Ibrahim, memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok atas suksesnya penyelenggaraan Gerak Jalan Harmoni dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.

Menurut Ade, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan cerminan nyata nilai persatuan, toleransi, dan ukhuwah di tengah keberagaman masyarakat Kota Depok. Ia menilai, semangat kebersamaan yang dihadirkan sejalan dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Gerak Jalan Harmoni mengandung pesan spiritual dan sosial yang sangat kuat. Nilai persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi diwujudkan secara konkret. Saya mengapresiasi Kemenag Kota Depok dan seluruh pihak yang terlibat atas penyelenggaraan kegiatan yang tertib, aman, dan penuh makna,” ujar Ade Ibrahim, Sabtu (17/1/2026).

Selain mengapresiasi kegiatan keagamaan tersebut, Ade juga menyoroti komitmen Pemerintah Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri dalam mendukung penguatan pendidikan madrasah. Ia menilai, keberpihakan pemerintah daerah terhadap madrasah merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak.

Ade menyebutkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan konkret, di antaranya hibah gedung MTsN 2 Kota Depok, penunjukan 14 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam Program Rintisan Sekolah Standar Global (RSSG), serta pemberian hibah bagi sejumlah madrasah di wilayah Kota Depok.

“Kebijakan ini bersifat jangka panjang. Madrasah tidak hanya diperkuat dari sisi sarana dan prasarana, tetapi juga dipersiapkan untuk menjawab tantangan zaman melalui penguatan kurikulum, peningkatan kualitas serta kesejahteraan tenaga pendidik, hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran. Namun, semua itu tetap harus berpijak pada nilai keislaman agar madrasah tidak kehilangan jati dirinya sebagai lembaga pembentuk karakter dan spiritualitas,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Depok yang membidangi pendidikan, Ade menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis sebagai pilar pembangunan moral bangsa. Ia meyakini madrasah mampu melahirkan generasi unggul secara akademik sekaligus kuat dalam nilai moral, spiritual, dan kepedulian sosial.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan penguatan madrasah sebagai bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah, baik jangka menengah maupun jangka panjang, agar kebijakan yang diambil berkesinambungan dan berdampak luas.

“Penguatan madrasah adalah investasi masa depan. Dari sanalah lahir generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing. Jika madrasah kuat, fondasi moral bangsa pun akan semakin kokoh,” tegasnya.