BOGOR, (BS) – Transparansi pengelolaan anggaran desa di wilayah Kecamatan Cigombong dinilai harus benar-benar diawasi oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Hal tersebut disampaikan Deni Fidoli, aktivis dari Forum Musyawarah Besar Cigombong (FMBC), Minggu (24/8/2025).

“Sehingga apa yang menjadi tujuan pembangunan bisa tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Deni, banyak alokasi anggaran yang masuk ke kas desa, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dana tersebut seharusnya diarahkan untuk membangun infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Namun, ia menilai masih ada pembangunan yang terkesan asal-asalan dan dijadikan proyek mencari keuntungan oleh oknum tertentu.

“Sudah sepantasnya ada pemeriksaan. Bila ada kejanggalan, harus diberi sanksi yang membuat para oknum jera,” tegasnya.

Di tengah sorotan tersebut, salah satu desa di Kecamatan Cigombong, yakni Desa Ciburayut, justru menunjukkan keterbukaan. Pemerintah desa memastikan informasi terkait anggaran tidak ditutup-tutupi.

“Pengerjaan program Samisade sudah selesai di dua titik. Tinggal satu titik lagi, itu pun menunggu tahap kedua cair,” ungkap Sekretaris Desa Ciburayut, Warisman. (Iwan)