Blora, (BS) — Kabar duka menyelimuti keluarga pesepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan, setelah sang ayah tercinta meninggal dunia di Blora, Jawa Tengah. Kepergian ayahanda Arhan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat yang mengikuti perjalanan karier sang pemain.

Di tengah suasana duka, perhatian publik tertuju pada kehadiran mantan istri Arhan, Azizah Salsha, yang datang melayat ke rumah duka. Langkah Azizah dinilai sebagai bentuk empati dan kedewasaan, meski hubungan pernikahan keduanya telah berakhir.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, Azizah terlihat datang bersama ibunya. Setibanya di rumah duka, ia langsung menghampiri ibunda Pratama Arhan dan memberikan pelukan sebagai ungkapan belasungkawa. Momen tersebut menimbulkan suasana haru bagi keluarga maupun warga yang hadir.

Kehadiran Azizah pun memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar mengapresiasi sikap mantan istri Arhan itu yang dinilai tetap menunjukkan rasa kemanusiaan dan kepedulian. Banyak yang menyebut bahwa tidak mudah hadir di momen keluarga mantan pasangan, terlebih dalam situasi emosional seperti duka cita.

Namun demikian, beberapa komentar kritis juga muncul, terutama terkait penampilan Azizah saat melayat. Sejumlah warganet menilai busana yang dikenakannya kurang sesuai dengan norma kesopanan untuk suasana rumah duka. Kritik ini memicu perdebatan di ruang publik mengenai batasan etika berpakaian dalam momen duka.

Di samping sorotan terhadap kehadiran Azizah, berbagai tokoh masyarakat, rekan sesama pesepak bola, hingga figur publik juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayah Pratama Arhan. Doa dan dukungan mengalir agar keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan.

Ayah Azizah Salsha turut mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk simpati kepada keluarga Arhan. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa meski hubungan rumah tangga antara Arhan dan Azizah telah usai, hubungan baik dan rasa hormat antar keluarga tetap terjaga.

Keluarga besar Pratama Arhan saat ini masih dalam suasana berkabung. Publik berharap Arhan diberikan ketegaran dalam menghadapi masa sulit tersebut.(*)

Artikel ini ditulis oleh Selly Firsha Sabila. (Mahasiswi Jambi) untuk Beritasatoe.com