Bogor, (BS) - Bogor menjelma menjadi saksi bisu komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memacu pembangunan di tingkat desa. Bantuan Keuangan (Bankeu) menjadi bukti nyata keberpihakan tersebut, mengalirkan dana segar untuk percepatan infrastruktur dan program pemberdayaan sosial. Dampaknya? Desa-desa kini berbenah, wajahnya semakin berseri.

Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, adalah salah satu potret sukses implementasi Bankeu. Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Tegalwangi, Aceng Fikri, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

"Kita juga berterima kasih dengan adanya program Bankeu kita bisa memperbaiki kantor desa ya, mulai dari pelayanan dan ruangan baru," ungkapnya di aula desa, Kamis (30/10).

Sebelum Bankeu hadir, terus terang, kantor desa kami terasa kurang representatif. Ruangan sempit, fasilitas terbatas, dan suasana kurang nyaman. Tapi kini, semua berubah drastis. Kantor desa kami bukan lagi sekadar tempat bekerja, tapi juga rumah kedua bagi warga.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur jalan yang mempermudah aksesibilitas, Bankeu juga memungkinkan Desa Tegalwangi merehabilitasi kantor pelayanan dan menambah satu ruangan baru. Sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Kita juga berterima kasih dengan adanya program Bankeu kita bisa memperbaiki kantor desa ya, mulai dari pelayanan dan ruangan baru," ungkapnya di aula desa, Kamis (30/10).

Menurut Aceng, fasilitas pelayanan yang rapih dan bagus bukan hanya sedap dipandang mata, tapi juga mampu meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan masyarakat.

"Fokus kita untuk pelayanan maksimal," tegasnya.

Dulu, jujur saja, warga agak enggan datang ke kantor desa. Tapi sekarang, suasana berbeda 180 derajat. Masyarakat justru betah berlama-lama di kantor desa, bukan hanya untuk mengurus keperluan administrasi, tapi juga untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran. Bankeu bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat. (Dery)