Megamendung, (BS) - Bagi Hasil Pajak Retribusi Daerah (BHPRD), salah satu anggaran dari Pemerintah Daerah untuk Desa. BHPRD sendiri yang didapat oleh pemerintah desa jumlah nya sangat variasi, ratusan juta hingga miliaran per tahun nya.
BHPRD Kabupaten Bogor di tahun 2025 mengalami peningkatan sangat signifikan, dibanding tahun sebelumnya, hal itu berdasarkan laporan yang masuk di kas daerah.
Peningkatan tersebut sebanding lurus, tahun 2025 pemerintah desa bakal menerima jumlah BHPRD yang lebih besar dari tahun sebelum nya, salah satu diantara nya, dialami Desa Sukamahi Kecamatan Megamendung.
Dari 1,9 miliar tahun sebelum nya, ditahun 2025 naik menjadi 4,9 miliar.Dengan angka tersebut, menjadi penerima terbesar kedua di kabupaten Bogor, setelah Desa Citaringgul Kecamatan Babakan Madang penerima terbesar.
"Awalnya Kami kaget dengar info besaran angka itu, tapi setelah Bupati menandatangani perubahan Perbup BHPRD Kami yakin angka yang keluar sebesar itu betul betul untuk desa kami," ungkap Budi Mamat Kepala Desa Sukamahi di acara MUSDes perubahan APBDes 2025.Kamis 27/02/2025, di Aula Kantor Desa.
Dari besaran BHPRD yang didapatnya, akan memberikan insentif tambahan untuk seluruh pengurus desa berbentuk tunjangan. Selama itu tidak melanggar ketentuan dan perundang undangan yang berlaku dalam penggunaan dana BHPRD.
"Sebagai bentuk komitmen, Kami sama sama membangun desa, karena anggaran nya ada. Semua perangkat, RT,RW dan seluruh pengurus desa akan diberikan tunjangan lebih," terang dia.
Dengan begitu Budi Mamat berharap semua pengurus agar terus meningkat kan kinerja yang lebih, "apabila ini konsisten terus di tahun berikut nya anggaran itu akan Saya belanjakan satu RW Satu mobil siaga, agar lebih mempermudah pelayanan, dan bisa lebih dirasakan manfaat oleh masyarakat," tandasnya
Karena, lanjut Budi Mamat kenaikan angka BHPRD yang didapatkan Desa yang dipimpin nya, berkat kerja sama semua pihak. "Kami setiap turun ke wilayah tak tertinggal dalam mensosialisasikan terkait pajak, selalu ajak warga untuk sadar bayar pajak," ujarnya

