Depok, (BS) - Di tengah hiruk pikuk akhir pekan, Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Depok, Budi Jaya, memilih cara yang berbeda untuk mengisi waktunya. Alih-alih bersantai, ia justru turun langsung ke lapangan, melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Kunjungan tak terduga ini dilakukan pada hari Sabtu, dengan fokus utama pada pelayanan pengurusan Surat Hak Milik (SHM) dan Roya, dua layanan yang vital bagi masyarakat Kota Depok.
Bagi saya, ini bukan sekadar berita. Ini adalah gambaran nyata tentang seorang pemimpin yang peduli, yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi berani kotor-kotoran untuk memastikan warganya terlayani dengan baik. Hal inilah yang membuat saya terinspirasi dan merasa bangga menjadi bagian dari masyarakat yang dipimpin oleh sosok seperti Budi Jaya.
Lebih dari sekadar memantau, Budi Jaya menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga yang sedang mengantre. Ia mendengarkan keluhan, menjawab pertanyaan, dan memberikan solusi konkret atas kendala yang dihadapi. Sentuhan personal seperti ini tentu memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang ke Kantor Pertanahan Kota Depok merasa nyaman dan mendapatkan pelayanan yang terbaik. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kami, memberikan kemudahan, serta transparansi dalam setiap proses pengurusan berkas," kata Budi Jaya di sela-sela kunjungannya.
Komitmen untuk berinovasi juga menjadi perhatian utama Budi Jaya. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Selain itu, ia juga mengimbau seluruh jajarannya untuk selalu mengedepankan prinsip profesionalitas, integritas, dan responsivitas dalam setiap tindakan.
"Saya merasa sangat terbantu dengan adanya kunjungan ini. Kami bisa langsung bertanya jika ada hal-hal yang kurang jelas, dan Pak Budi Jaya pun memberikan penjelasan dengan sangat baik," ungkap Bapak Rahmat, seorang warga yang sedang mengurus Roya.
Aksi blusukan ala Kakan Pertanahan Depok ini membuktikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas bukanlah sekadar jargon, tetapi sebuah komitmen nyata yang diwujudkan melalui tindakan. Semoga langkah ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah lainnya. (Heti)

