CIBINONG, (BS) – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menerima kunjungan dari tokoh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Banten Kidul dan Lembaga Kesatuan Adat Kasepuhan Banten Kidul (SABAKI) di ruangan Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, pada Rabu, 30 Juli 2025.

Pertemuan yang difasilitasi oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB Nurodin atau Jaro Peloy ini menjadi bagian penting dalam rangka persiapan peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat (HIMAS) yang akan digelar di Kasepuhan Adat Guradog, Curugbitung, Lebak pada 9 Agustus 2025. dimana kegiatan tersebut melibatkan perwakilan masyarakat adat dari empat kabupaten, yakni Bogor, Lebak, Sukabumi, dan Pandeglang.

Dalam kesempatan tersebut, para pemangku adat menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya serta penguatan posisi masyarakat adat di tengah dinamika pembangunan nasional.

"Kami merasa terlindungi dengan hadirnya pemerintah. Ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah konkret untuk memperkuat hak kami dalam menentukan arah hidup dan menjaga kedaulatan pangan," ujar salah satu perwakilan adat dari Kasepuhan Guradog.

Komitmen Pemkab Bogor terhadap Kebudayaan

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rudy menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung masyarakat adat, tidak hanya secara simbolik, tetapi juga melalui kebijakan dan program pembangunan yang berkelanjutan.

"Saya punya janji pribadi bahwa semua titik adat Kasepuhan di Kabupaten Bogor akan kita perhatikan dan bangun. Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan agar warisan budaya ini bisa diangkat dan dilestarikan, bukan hanya di Jasinga, tapi di seluruh wilayah Bogor," tegas Rudy.

Bupati juga mengungkapkan bahwa sejak tahun ini Pemkab telah mulai membangun Asrama Haji di Pakansari, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan keseimbangan antara kepentingan keagamaan dan pelestarian budaya lokal.

Pembentukan Dinas Kebudayaan Terpisah Mulai 2026

Halaman:
N
Penulis: Naufal