Jakarta – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menerima Brevet Kehormatan Paspampres “Setia Waspada” dari Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) RI Mayjen TNI Dr. Edwin Andrian Sumantha. Penyematan penghargaan tersebut berlangsung di Markas Komando (Mako) Paspampres, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Brevet Kehormatan “Setia Waspada” diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas Rudy Susmanto dalam mendukung pelaksanaan pengamanan VVIP Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dengan penghargaan tersebut, Rudy resmi menjadi warga kehormatan Paspampres.
Dalam kesempatan yang sama, penghargaan serupa juga diberikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Komandan Kodim (Dandim) 0621, serta Kapolres Bogor.
Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Komandan Paspampres beserta jajaran atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan. Menurutnya, brevet tersebut bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga komitmen yang harus kita jaga bersama. Izinkan saya bersama rekan-rekan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintahan untuk terus mengabdi membangun bangsa dengan segenap jiwa dan raga,” ujar Rudy.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya lahir dari keluarga TNI, sehingga penghargaan tersebut memiliki makna emosional tersendiri. Bagi Rudy, pengabdian dan loyalitas kepada negara harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di setiap lini tugas dan tanggung jawab.
Sementara itu, Komandan Paspampres RI Mayjen TNI Dr. Edwin Andrian Sumantha menegaskan bahwa Brevet Kehormatan “Setia Waspada” memiliki makna yang sangat mendalam.
Menurutnya, brevet tersebut bukan sekadar atribut yang melekat pada seragam, melainkan simbol kepercayaan negara kepada para penerimanya.
“Brevet ini menegaskan kesiapan setiap insan yang menyandangnya untuk berdiri di garda terdepan melindungi pimpinan negara, sekaligus tetap rendah hati dalam pengabdian. Setia Waspada adalah kompas moral, pedoman, dan simbol dedikasi tertinggi bagi warga Paspampres,” jelas Edwin.

