BOGOR, (BS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membangun enam unit sekolah baru (USB) jenjang SMA dan SMK Negeri di wilayah Kabupaten Bogor pada tahun 2026. Rencana strategis ini diungkapkan langsung oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan menengah di daerah dengan jumlah penduduk besar tersebut.

Gubernur Dedi menyampaikan hal itu saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Hambalang, Kabupaten Bogor, belum lama ini.

“Kami melihat kebutuhan sekolah negeri di Kabupaten Bogor sangat mendesak. Maka pada 2026, Pemprov menargetkan membangun enam unit SMA atau SMK Negeri baru di sini,” kata Dedi Mulyadi kepada wartawan.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Dedi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar mendukung proses awal, terutama dalam hal ketersediaan lahan dan dokumen legal yang dibutuhkan.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera menindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa Pemkab siap berkolaborasi dan akan menghibahkan lahan milik daerah kepada Pemprov Jabar.

“Aset lahan milik Pemkab yang memungkinkan akan kami serahkan untuk mendukung pembangunan SMA atau SMK Negeri. Teknisnya nanti dikoordinasikan lebih lanjut antara Disdik Jabar dan Kantor Cabang Dinas,” ujar Rudy, Selasa (22/7/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, turut mengonfirmasi kesiapan jajaran Pemkab dalam mendukung proyek tersebut.

“Kami akan bekerja sama dengan KCD Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar tahapan perencanaan bisa berjalan cepat,” jelasnya.

Pembangunan USB ini diharapkan mampu menjawab persoalan klasik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Bogor, terutama soal keterbatasan daya tampung sekolah negeri di tingkat SMA dan SMK. (Red)