CIBINONG,(BS) — Bupati Bogor Rudy Susmanto tengah menyiapkan langkah besar untuk menjadikan Stadion Pakansari sebagai kota mini terpadu yang menggabungkan unsur olahraga, wisata, religi, konservasi, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan.
Menurut Rudy, kawasan Pakansari ke depan bukan hanya berfungsi sebagai pusat olahraga, tetapi juga menjadi hutan kota yang hidup, tempat rekreasi, edukasi, serta pembinaan bagi komunitas pencinta hewan dan masyarakat umum.
“Stadion Pakansari bukan hanya sarana olahraga, tetapi ruang belajar tentang pentingnya konservasi alam dan keseimbangan ekosistem,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto, Senin (20/10/2025).
Rudy menjelaskan bahwa kawasan Stadion Pakansari dan sekitarnya akan dikembangkan menjadi Central Business District (CBD) Kabupaten Bogor yang terintegrasi dengan ruang publik hijau, fasilitas olahraga, area konservasi satwa bernama Government Park Zoo, serta pusat kegiatan keagamaan dan ekonomi kreatif.
“Kami ingin menghadirkan kawasan perkotaan yang fungsional, hijau, dan edukatif, bukan hanya untuk olahraga tetapi juga untuk wisata dan sosial masyarakat,” ungkapnya.
Kawasan Hijau, Religi, dan Konservasi Satwa
Konsep yang diusung, lanjut Rudy, merupakan kolaborasi antara hutan kota, sungai, dan area terbuka yang memungkinkan pengunjung menikmati nuansa alami.
Awalnya, kawasan ini dirancang sebagai jogging track dan taman burung, namun kini berkembang menjadi zona konservasi dan edukasi satwa yang lebih luas serta inklusif.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menambahkan bahwa pengembangan kawasan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Bupati Rudy Susmanto agar kawasan Pakansari menjadi ruang publik terpadu bagi masyarakat Bogor Raya.
“Sesuai dengan arahan Pak Bupati, kawasan Stadion Pakansari akan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat. Di sana akan dibangun berbagai fasilitas publik yang menunjang kenyamanan dan aktivitas warga,” jelas Eko Mujiarto.

