Cisarua, (BS) – Relawan Bogor Istimewa dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, 4, 5 dan 6 menggelar Konsolidasi Tim Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) di Hotel Graha Dinar, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Kamis (3/10/24).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan perwakilan relawan Bogor Istimewa itu langsung dihadiri oleh Calon Bupati (Cabup) Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto.

Sebagian besar relawan Bogor Istimewa mengaku baru pertama kali bertatap muka dengan Rudy Susmanto. Bahkan, mereka mengaku kaget karena sosok Cabup pilihannya itu baru berusia 39 tahun.

Menanggapi hal itu, Rudy Susmanto meminta maaf karena sedari awal tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri sebagai orang nomor 1 di Bumi Tegar Beriman.

“Sebagian besar bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir disini pasti baru kali ini melihat saya. Saya minta maaf karena sejak awal saya tidak ada niatan untuk maju dalam kontestasi Pilbup Bogor ini,” kata Rudy Susmanto menjawab penasaran sebagian besar Relawan Bogor Istimewa tersebut.

Bahkan, kata Rudy Susmanto, usai berhasil lolos pada Pemilu 2024 dengan raihan suara 48 ribu lebih dari Partai Gerindra, sudah dipastikan akan menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Bogor untuk periode kedua yakni 2024-2029.

Namun, lanjut Rudy, dia mengaku dipanggil ke kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto. Disana, Prabowo menugaskan Rudy Susmanto untuk maju sebagai Cabup Bogor.

“Saya ini nggak niat untuk mencalonkan diri sebagai bupati Bogor, karena saya sudah menang di Pemilu 2024 kemarin sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor. Tapi orang tua sekaligus guru saya dan Presiden terpilih Prabowo Subianto menugaskan saya untuk maju di Pilkada 2024 ini,” jelasnya.

Rudy juga membeberkan alasan Prabowo Subianto menugaskannya maju di Pilbup Bogor. Menurutnya, Prabowo tidak akan tinggal di Istana Presiden usai dilantik nanti. Prabowo akan tinggal di kediamannya di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.