Bogor, (BS) – Ketua Pengelola Desa Wisata Sipak, Euis, menyampaikan kekecewaannya atas sikap Camat Jasinga, Santoso, yang dinilai mengabaikan potensi wisata Desa Sipak dalam forum Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang III Tahun 2025 Dapil V, Senin (14/7/2025), di Aula GOR Desa Koleang.

Dalam sambutannya, Camat Santoso memaparkan sejumlah potensi unggulan wisata Kecamatan Jasinga seperti Setu Kadongdong, homestay Jasinga, hingga sirkuit grasstrack. Namun, destinasi wisata River Tubing dan Arung Jeram Family di Desa Sipak, Parungsapi, tidak disebutkan sama sekali.

Hal ini memicu reaksi dari Euis yang hadir di forum tersebut.

“Soal desa wisata kok tidak muncul di sini, ada apa ini Desa Sipak?” tanya Euis dengan nada kecewa.

Ia menambahkan bahwa wisata sungai yang mereka rintis selama beberapa tahun terakhir mulai menarik kunjungan wisatawan setiap akhir pekan.

“Maaf Bapak Ibu, saya di sini memberanikan diri. Tapi faktanya, setiap pekan selalu ada pengunjung ke sini,” ungkap Euis yang juga dikenal sebagai aktivis sosial lokal.

Euis juga menjelaskan bahwa destinasi mereka bukan hanya menarik, tapi juga telah dilengkapi dengan asuransi wisata, sebagai bentuk profesionalisme dalam menjamin keselamatan pengunjung.

Menurut pantauan media, River Tubing Sipak menawarkan pengalaman menyusuri sungai alami dengan keamanan standar, dan saat ini mulai banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga luar daerah. Namun sayangnya, destinasi ini belum mendapat perhatian resmi dari Pemerintah Kecamatan Jasinga.

Halaman:
N
Penulis: Naufal