Depok – Peresmian 21 Posyandu se-Kecamatan Tapos menjadi momentum penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat di wilayah tersebut. Camat Tapos, Zarkasih, menegaskan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan warga demi mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Zarkasih saat menghadiri peresmian Posyandu, Jumat (13/2/2026). Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari dinas terkait, jajaran Puskesmas, lurah se-Kecamatan Tapos, kader PKK, pembina Posyandu, tokoh masyarakat, hingga para ketua RW.

Menurutnya, dari total 21 Posyandu yang diresmikan, sebagian merupakan pembangunan baru dan sebagian lainnya hasil rehabilitasi gedung lama. Salah satu yang dibangun dari awal adalah Posyandu Melati, termasuk pengadaan lahannya yang telah dipersiapkan sejak 2024 dan direalisasikan melalui anggaran kelurahan tahun 2025.

“Alhamdulillah, sebagian besar Posyandu kini sudah memiliki gedung yang cukup representatif. Meski masih ada yang menumpang, akan kita usulkan secara bertahap agar seluruhnya memiliki fasilitas sendiri,” ujar Zarkasih.

Ia mengungkapkan total anggaran pembangunan dan rehabilitasi Posyandu di Kecamatan Tapos mencapai lebih dari Rp2 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk menghadirkan fasilitas yang layak guna menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat lingkungan.

Zarkasih juga menyambut kebijakan anggaran pembangunan berbasis RW yang mulai diterapkan tahun ini. Menurutnya, kebijakan tersebut memungkinkan kebutuhan warga dapat direspons lebih cepat melalui perencanaan partisipatif di tingkat lingkungan.

Selain pembangunan fisik, suasana peresmian berlangsung hangat dengan sentuhan kearifan lokal. Warga menampilkan tradisi setempat dan menyajikan makanan khas sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

“Atas nama warga Tapos, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Depok. Mudah-mudahan fasilitas ini membawa manfaat besar, khususnya bagi kesehatan anak-anak kita,” katanya.

Peresmian 21 Posyandu ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus mempererat semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kualitas generasi masa depan.