Bogor, (BS) - Pemerintah Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana longsor melalui bimbingan teknis dan simulasi tanggap bencana bagi Desa Tangguh Bencana (Destana). Kegiatan tersebut diikuti 20 anggota Destana dan dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan SHAF, didukung PT PLN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kepala Desa Cileungsi, Baban Subandi, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya longsor, yang mengancam hampir seluruh wilayah desa.

“Hampir semua RW di Desa Cileungsi memiliki potensi rawan longsor, dari RW 1 sampai RW 5. Namun yang paling rawan berada di RW 2 dan RW 4,” kata Baban, Rabu (14/1/2026).

Menurut dia, di RW 4 terdapat satu hingga dua RT yang kerap mengalami longsor karena berada di bekas area longsoran. Meski sempat muncul rencana relokasi, sebagian warga belum bersedia sehingga upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi pilihan utama.

Baban menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program penanggulangan bencana yang telah berjalan sejak Desember 2025. Desa Cileungsi menerima dukungan CSR PT PLN yang difokuskan pada penguatan kapasitas desa dalam menghadapi bencana alam.

“Pelatihan ini bukan kegiatan satu hari. Ini bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat kesiapsiagaan warga,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor yang memberikan pendampingan teknis, mulai dari pemahaman mitigasi bencana, penanganan darurat, hingga simulasi evakuasi saat bencana terjadi.

Selain pelatihan, PT PLN juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, seperti tenda darurat, tandu evakuasi, serta chainsaw untuk kebutuhan tanggap darurat di lapangan.

Baban menambahkan, meskipun program CSR PT PLN ini baru pertama kali diterima Desa Cileungsi, pembentukan dan pembinaan Destana oleh BPBD telah berjalan cukup lama. Desa Cileungsi bahkan menjadi salah satu desa pertama di Kecamatan Ciawi yang membentuk Desa Tangguh Bencana.