BOGOR, (BS) – Kualitas beton pada proyek rekontruksi peningkatan jalan Cihideung – Maseng di Wilayah Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, patut dipertanyakan.

Pasalnya, belum lama ditebar, kondisi beton di lokasi proyek tersebut sudah retak. Diduga, pelaksana proyek menggunakan kualitas beton yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Berdasarkan pantauan Beritasatoe.com di lapangan, Selasa (02/08/2022), beton di lokasi proyek yang dilaksanakan oleh CV. Haskar Persada dengan konsultan PT Bina Index Colsult dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Bogor senilai Rp. 1.972.950.800.00 itu, tampak retak – retak di beberapa bagian.

Mandor Proyek yang diduga ingin menyuap Wartawan. (Photo/DokBs)

Untuk menutupi kondisi tersebut, pelaksana proyek merekatkan aspal cair di bagian – bagian yang retak.

Selain itu, tidak ditemukan adanya bangunan direksi kit di lokasi proyek yang semestinya disediakan oleh pelaksana sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dinas.

Ironisnya, ketika Beritasatoe.com mencoba menghubungi pelaksana proyek yang diketahui bernama Doni untuk dimintai keterangan melalui pesan singkat, nomor yang bersangkutan tidak aktif. Dan di lokasi proyek tidak tampak satu orangpun pekerja yang beraktifitas.

Saat Pengecoran Sempat Terjadi Kekisruhan

Sebelumnya, saat pengecoran beberapa hari yang lalu, sempat terjadi kekisruhan di lokasi proyek, antara pihak proyek dengan warga setempat.