Bogor (BS) — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat menangani timbulan sampah usai peringatan Isra Miraj yang digelar di Masjid Nurul Waton, kawasan Pakansari, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan keagamaan yang menghadirkan Ustadz Abdul Somad tersebut dihadiri sekitar 10.000 jamaah.
Sehari sebelum acara berlangsung, tim kebersihan DLH Kabupaten Bogor telah melakukan langkah antisipasi guna mengendalikan potensi lonjakan sampah akibat membludaknya jamaah di masjid yang baru dibangun tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor, Agus Budi, mengungkapkan bahwa total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 3 ton. Seluruh sampah tersebut dapat dibersihkan dalam waktu relatif singkat setelah rangkaian acara selesai.
“Ada personel kebersihan yang disiagakan di dalam dan di luar lingkungan Masjid Nurul Waton. Selain itu, DLH juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat sebanyak dua regu atau 30 personel,” ujar Agus Budi.
Secara keseluruhan, DLH mengerahkan sekitar 90 petugas kebersihan yang terdiri dari tim reguler dan Tim Reaksi Cepat. Para petugas menyisir area masjid hingga kawasan sekitar Pakansari untuk memastikan tidak ada sampah yang tersisa.
Menurut Agus, hanya dalam waktu sekitar satu jam setelah kegiatan Isra Miraj berakhir, area di dalam maupun di luar masjid sudah kembali bersih.
DLH Kabupaten Bogor juga menerapkan sistem dua shift guna memastikan kebersihan kawasan tetap terjaga. Shift pertama sebanyak 30 personel bertugas mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, sementara shift kedua melanjutkan pembersihan dari pukul 18.00 WIB hingga pagi hari.
Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi, sehingga masyarakat dapat beraktivitas di kawasan Tegar Beriman dan Pakansari dalam kondisi bersih dan nyaman.
“Kami pastikan lingkungan sudah bersih agar masyarakat tetap nyaman saat CFD,” pungkas Agus. (Dery)

