Bogor, (BS) - Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bogor, Entis Sutisna mengatakan pihaknya juga sedang menggarap pare huma alias padi gogo di beberapa wilayah untuk mendukung program ketahanan pangan.
Menurut dia, baru 120 hektar lahan yang menanam padi huma dari area lahan seluas 240 hektar.
"Itu salah satu yang sedang kita garap, namanya padi gogo ya, ditanam di tanah-tanah darat," kata Entis kepada beritasatoe.com sehabis meninjau area persawahan di wilayah Sibanteng, Leuwisadeng, Senin (5/5/2025).
"Di kita baru terdata 240 hektar,
baru tertanam di tahun ini 120 hektar," tambahnya.
Mantan Kadisdik Kabupaten Bogor ini mengatakan Distanhorbun telah berkomunikasi dengan pihak terkait salah satunya Perhutani.
"Bahkan kita sudah berkomunikasi dengan Perhutani, harus izin jadi di tengah-tengah pohon besar itu bisa di tanami padi juga," kata dia.
Etnis menyampaikan di wilayah Barat khususnya ada di beberapa titik, salah satunya Kecamatan Nanggung.
"Barat, di beberapa titik sudah, di Nanggung dan di kecamatan-kecamatan lain yang ada lahannya," sebutnya.
Sementara dikutip dalam Kamus Bahasa Sunda - Inggris Karya Jonathan Rigg yang terbit
di tahun 1862, kata pare (padi) disebut tumbuh secara teratur pada ketinggian yang sama, dan menghasilkan buah secara merata.
dengan demikian Papaharé, berdampingan, saling meniru; kata tersebut disingkat menjadi Paré.

