Depok, (BS)— Memasuki musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko wabah penyakit serta menimbulkan bencana alam seperti banjir dan longsor, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menegaskan kesiapsiagaannya dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah rawan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, dr. Mary Liziawati MKM, mengatakan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, mulai dari sosialisasi, edukasi masyarakat, evaluasi stok obat, hingga penguatan layanan kesehatan di masa darurat.

Kami menyebarkan informasi tentang pencegahan penyakit musim hujan melalui berbagai saluran agar mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (12/12).

Sosialisasi Meluas Hingga ke Tingkat RT/RW

Menurut dr. Mary, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyakit seperti diare, tipus, DBD, dan influenza yang umumnya meningkat di musim hujan.

Dinkes Depok memanfaatkan berbagai platform, mulai dari media sosial resmi, kolaborasi dengan influencer lokal, hingga webinar yang melibatkan perwakilan RT/RW, pengurus posyandu, dan tokoh masyarakat. Penyuluhan langsung juga dilakukan di puskesmas, posyandu, dan titik temu masyarakat lainnya.

Kami ingin masyarakat bukan hanya tahu nama penyakit, tetapi juga tahu bagaimana mencegahnya dan kapan harus mencari bantuan medis,” tegasnya.

Stok Obat Masih Aman, Skema Darurat Disiapkan

Terkait ketersediaan obat dan alat kesehatan (alkes), Kadinkes memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada penambahan pengadaan karena stok masih mencukupi. Seluruh pengadaan tetap merujuk pada rencana tahunan yang sudah disusun sebelumnya.