Lumajang, (BS) — Sebuah fenomena yang disebut bak “keajaiban” terjadi usai erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11). Di tengah hamparan material vulkanik yang mengubur dan merusak puluhan rumah di sekitarnya, satu bangunan justru terlihat tetap berdiri kokoh tanpa mengalami kerusakan berarti.

Rumah tersebut menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak area sekitar bangunan itu porak-poranda tertutup abu vulkanik dan lahar dingin. Beberapa rumah di depannya terlihat roboh dan rusak parah. Namun bangunan yang menjadi pusat perhatian itu justru tampak utuh, seakan tidak tersentuh bencana.

Keberadaan rumah yang selamat dari lahar dingin ini memunculkan berbagai spekulasi warganet. Banyak yang kagum dan menyebutnya sebagai kejadian luar biasa, sementara sebagian lain mempertanyakan apakah ada faktor teknis, lokasi, atau sekadar keberuntungan yang membuat rumah tersebut tetap kokoh.

Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan bangunan itu tidak mengalami dampak parah seperti rumah lainnya. Meski demikian, fenomena ini berhasil menyita perhatian masyarakat dan semakin menambah daftar peristiwa dramatis dalam rangkaian bencana erupsi Gunung Semeru.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat kuat mengenai betapa dahsyatnya kekuatan alam dan pentingnya mitigasi bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan erupsi gunung berapi di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh: Mahasiswi Jambi, Zora Tri Rahmadewi untuk Beritasatoe.com.

Editor: Santo