Bogor, (BS) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nanggung pada Selasa (2/12/2025) sore memicu longsor di ruas Jalan Curugbitung–Malasari. Material tanah menutup badan jalan dan membuat akses penghubung dua desa tersebut lumpuh total.
Sekretaris Desa Curugbitung, Yustiawan, mengatakan bahwa longsor terjadi hampir bersamaan di tiga titik berbeda. Peristiwa tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB.
“Ini jalur menuju Telukwaru, penghubung antara Desa Curugbitung dan Desa Malasari. Tiga titik longsor muncul serentak,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Akibat longsor, kendaraan roda empat tidak dapat melintas karena tumpukan tanah cukup tebal dan panjang. Penanganan membutuhkan alat berat untuk mengevakuasi material.
“Hari ini mobil besar belum bisa masuk. Saya sudah koordinasi dengan pihak terkait, mesinnya ada tapi operatornya nggak ada,” jelas Yustiawan.
Dari tiga titik yang terdampak, satu titik masih bisa dilewati kendaraan roda dua namun sangat terbatas. Dua titik longsor berada di wilayah Kampung Telukwaru, sementara satu titik lainnya berada sebelum kawasan tersebut, tepatnya di Gunung Singa, Kampung Gunung Eusing.
Warga berharap penanganan cepat agar akses vital tersebut segera kembali normal, mengingat jalan ini merupakan jalur utama aktivitas masyarakat antara dua desa. (Dery)

