Depok, (BS) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen ideologis partai untuk tetap berpihak kepada rakyat. Mengusung tema Satyam Eva Jayate yang bermakna kebenaran akan selalu menang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok menegaskan kesetiaannya untuk terus berjalan bersama rakyat dalam setiap denyut perjuangan politik.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj.Yuni Indriany, menyampaikan bahwa perjalanan 53 tahun PDI Perjuangan merupakan proses panjang yang menempa partai agar semakin matang dan kokoh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. 

Sejak berdiri pada 10 Januari 1973, PDI Perjuangan, kata dia, konsisten menempatkan diri sebagai alat perjuangan rakyat kecil dalam mewujudkan keadilan sosial.

“Usia 53 tahun adalah usia kematangan. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi atas sejarah panjang perjuangan PDI Perjuangan yang selalu berakar pada rakyat,” ujar Yuni.

Ia menegaskan bahwa di Kota Depok, PDI Perjuangan terus berupaya menjaga nilai-nilai perjuangan tersebut melalui kerja-kerja politik yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, partai tidak boleh hanya muncul pada saat kontestasi politik, melainkan harus terus menyatu dengan denyut kehidupan warga.

“PDI Perjuangan di Kota Depok berkomitmen untuk terus hadir, bekerja, dan memperjuangkan kepentingan wong cilik, serta menguatkan semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan sosial,” katanya.

Yuni juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-53 harus menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tetap disiplin, solid, dan setia pada garis perjuangan partai. 

Ia mengingatkan bahwa kekuatan utama PDI Perjuangan terletak pada kedekatannya dengan rakyat, sehingga sikap elitis dan berjarak harus dihindari.

“Jangan sampai kader menjauh dari rakyat. Kedekatan dengan masyarakat adalah roh perjuangan PDI Perjuangan,” tegasnya.