Bogor (BS) — Kondisi ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Bogor di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, dilaporkan mengalami kerusakan berat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kerusakan terlihat di sepanjang jalur penghubung Cadas Leuer–Jatake yang menjadi akses utama mobilitas warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan permukaan jalan dipenuhi lubang berukuran besar, aspal mengelupas, serta genangan air di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai semakin berisiko saat malam hari maupun ketika hujan turun karena lubang tertutup air dan jalan menjadi licin.
Salah seorang warga setempat, Bah Alay, mengungkapkan kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat.
“Jalannya licin dan banyak lubang. Kalau malam atau hujan, sangat berbahaya, terutama untuk pengendara motor,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Karena belum adanya perbaikan permanen, warga terpaksa melakukan penanganan darurat secara swadaya. Sejumlah lubang ditimbun dengan material seadanya, bahkan pohon pisang ditanam di tengah lubang besar sebagai penanda agar pengendara lebih waspada.
Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, mengingat ruas jalan ini merupakan jalur penting penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Nanggung.
DaerahUPT Irigasi Jasinga Lakukan Penanganan Darurat Saluran Cidurian–Sendung di Tengah Hujan Deras
Kondisi infrastruktur jalan semakin diperparah oleh dampak bencana tanah longsor yang terjadi pada akhir Januari 2026 lalu. Bencana tersebut sempat mengganggu akses transportasi di sejumlah titik dan hingga kini masih menyisakan kerusakan yang belum tertangani sepenuhnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh agar akses transportasi kembali aman dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.
“Kami berharap ada perbaikan permanen dari pemerintah, bukan hanya mengandalkan swadaya warga,” kata Bah Alay.

