Bogor, (BS) - Banjir seolah menjadi tamu langganan di Jalan Veteran II Telukpinang, Kecamatan Ciawi. Namun, harapan baru muncul dengan proyek pemasangan box culvert yang didanai dari pajak rakyat. Sayangnya, proyek yang dikerjakan oleh CV Maksum Family ini justru menimbulkan masalah baru bagi warga.

Dana sebesar Rp771.000.000,00 digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan sistem drainase melalui pemasangan box culvert. Namun, pengerjaan proyek ini molor dari jadwal yang dijanjikan.

Edi Djuanda, tokoh masyarakat sekitar yang akrab disapa Pavin, mengungkapkan kekecewaannya. Pembongkaran jalan yang seharusnya selesai dalam dua hari, ternyata sudah berlangsung selama empat hari hingga Selasa, 11 November.

"Pemasangan Box Culvert akan dilaksanakan setelah pembongkaran Jalan, yang sebelum nya direncanakan selesai dalam waktu dua hari, dalam surat yang beredar di masyarakat. namun kenyatan hingga Selasa 11 November terhitung sudah 4 hari. Ternyata pihak pelaksana tidak bisa menunaikan janji nya dengan baik," kata Edi Djuanda.

Penutupan total jalan ini berdampak signifikan pada aktivitas warga. Jalan Veteran II merupakan jalur alternatif vital yang menghubungkan berbagai arah.

"Sehingga aktivitas masyarakat sangat terganggu dan banyak yang terkena dampak buruk nya, sebab jalan ini adalah jalan alternatif yang sangat vital banyak di lalui pengguna jalan dari banyak arah," ujar Pavin, Selasa (11/11/05).

Sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Telukpinang, Pavin mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat. Dampak ekonomi sangat terasa, terutama bagi pengemudi ojek pangkalan yang kehilangan banyak penumpang.

"Dampak buruk pada Perekonomian masyarakat bawah itu sudah jelas sangat terganggu, contoh nyata nya pengemudi ojeg pangkalan di dua ujung jalan ini banyak yang mengeluhkan penumpang sangan menurun," terangnya.

Keluhan serupa juga datang dari pengusaha dan karyawan pabrik yang kesulitan akibat penutupan jalan.