BOGOR, (BS) - Bogor bergejolak. Penutupan sementara aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Barat memicu gelombang keluhan dari ribuan warga di tiga Kecamatan: Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin. Anggota DPR RI Adian Napitupulu dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat turun langsung, mendengar jeritan hati mereka yang terancam kehilangan mata pencaharian.
Bayangkan, tiba-tiba sumber rezeki yang menghidupi keluarga bertahun-tahun lenyap begitu saja. Itulah yang dirasakan sekitar 15 ribu Kepala Keluarga (KK) di wilayah Bogor ini. Lebih dari sekadar kehilangan pekerjaan, mereka berjuang untuk sekadar memenuhi kebutuhan dasar.
Adian Napitupulu, politisi vokal dari PDI Perjuangan, berjanji akan membawa persoalan ini ke Senayan. Ia menekankan pentingnya jalur administratif agar keluhan masyarakat didengar dan ditindaklanjuti secara resmi.
"Nah, kalau bapak sudah mengirimkan surat ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM), kita bisa berkirim surat ke bagian Komisi terkait yaitu Komisi XII pertambangan. Kenapa? Dengan alasan kebijakan Gubernur Provinsi Jawa Barat ini dilarang," ungkap Adian di Rev Coffee, Desa Rengasjajar, Cigudeg, Rabu (22/10).
Adian menambahkan, pengaduan melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) akan menjadi landasan kuat untuk memperjuangkan hak-hak warga.
Senada dengan Adian, Doni Maradona Hutabarat juga bertekad memperjuangkan aspirasi warga di tingkat Provinsi dan Pusat. Ia bahkan mendengar langsung kisah pilu warga yang kesulitan membeli bahan makanan sehari-hari.
"Kita perjuangkan ditingkat Provinsi, kita perjuangkan tingkat pusatnya melalui DPR RI. Kenapa? dampaknya luar biasa hampir 15 ribu kepala keluarga terdampak ekonominya bahkan tadi sampai ada yang mengeluh bahwa untuk makan harian saja mereka tidak punya," sebutnya.
Doni mempertanyakan pertanggungjawaban atas situasi ini. Ia menyoroti bantuan yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat, yang dinilai tidak merata dan tidak mencukupi kebutuhan warga terdampak.
"Atas kejadian, lanjut Doni, siapa yang mau bertanggung jawab? Oke, Gubernur menyampaikan akan memberikan bantuan dan bantuannya dari sekian belas ribu orang cuman 685 orang.

