Cibinong, (BS) - Merespon soal penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar-pasar dan diputar stadion Pakansari yang akan dilakukan Pemkab Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara meminta Pemkab Bogor untuk melakukan sosialisasi dan menyediakan tempat relokasi bagi para pedagang, sebelum melakukan penataan PKL.
Sastra menyatakan agar Pemkab Bogor harus menyiapkan dulu tempatnya, supaya ketika dilakukan relokasi, para pedagang itu sudah punya tempat baru untuk jualan.
" Seyogyanya harus disiapkan dulu tempatnya, agar para pedagang ini saat ditata sudah punya tempat baru untuk jualan,” ucap sastra, Rabu (16/4).
Lebih lanjut Politikus Partai Gerindra ini juga meminta agar aparat saat melakukan penataan untuk tidak menggunakan kekerasan maupun tindakan yang merugikan pemerintah maupun masyarakat.
“ ini harus kita rapatkan dulu dengan pemerintah daerah dan Pasar Tohaga, serta Koordinasi dengan pihak Polres, Kodim,” ujar sastra.
Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan Pemkab Bogor saat ini tengah melakukan rapat untuk menindaklanjuti penanganan PKL.
Tujuannya untuk memastikan masyarakat dapat berjualan ditempat yang aman dan nyaman.
“Soal PKL ( pedagang kaki lima), akan kita lakukan penataan bukan penggusuran.Pemkab Bogor akan berusaha menyiapkan terlebih dahulu kantong-kantong kios untuk tempat relokasi para pedagang." tuturnya.
Rudy Susmanto menyampaikan bahwa untuk Penataan PKL itu akan diprioritaskan di empat titik, yakni Pasar Cibinong, Citeureup, Ciluar, dan area luar Stadion Pakansari.

